Banyuwangi,www.mediacahanewd.id
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Nurul Islam Kalimoro, Kecamatan Muncar, menggelar acara tasyakuran sekaligus perayaan kelulusan santri penghafal Juz Amma dan kenaikan tingkat pembelajaran Al-Qur'an.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita ini dilaksanakan di Aula TPQ Nurul Islam, dihadiri oleh Pengasuh TPQ KH. Hasan Bisri, jajaran guru dan pengasuh, tokoh agama setempat, serta orang tua wali santri dan masyarakat luas.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW, serta doa bersama demi kelancaran dan keberkahan seluruh kegiatan.
Dalam momen istimewa ini, KH. Hasan Bisri selaku Pengasuh TPQ Nurul Islam menyampaikan sambutan yang penuh harapan, menyentuh hati, dan menjadi arahan bagi seluruh santri, guru, serta hadirin yang hadir.
Dalam sambutannya, KH. Hasan Bisri mengucapkan syukur Alhamdulillah atas segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya kepada semua yang hadir, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, seluruh guru dan pengasuh TPQ Nurul Islam serta orang tua wali santri, utamanya kepada para santri yang paling di cintai dan di banggakan
"Tasyakuran kelulusan santri yang telah berhasil menghafal Juz Amma, serta kenaikan tingkat pembelajaran bagi santri lainnya. Momen ini bukan sekadar perayaan pencapaian, melainkan bukti kasih sayang Allah yang telah memilih dan membimbing anak-anak kita untuk berjalan di jalan-Nya, mendekatkan diri kepada Kitabullah yang mulia. "ungkap KH. Hasan Bisri
KH. Hasan Basri, dalam ceramahnya menjelaskan tema yang di ungsung dalam acara tasyakuran, “Mencetak Generasi Qur'ani yang Mencintai dan Mengamalkan Kitabullah”
"Tema ini bukan sekadar kalimat semata, melainkan janji dan tanggung jawab besar yang harus kita emban bersama. Al-Qur'an bukan sekadar lembaran kertas, bukan sekadar bunyi ayat yang dilantunkan, dan bukan sekadar hafalan yang diucapkan. Al-Qur'an adalah cahaya yang menerangi jalan hidup, adalah petunjuk yang menyelamatkan manusia dari kesesatan, adalah firman Allah yang menjadi landasan segala kebaikan di dunia dan akhirat.
Mencintai Kitabullah berarti kita tidak hanya membacanya, tapi juga merasakan keagungannya, menjaganya, dan menjadikannya bagian dari hidup kita setiap hari. Sedangkan menjadi generasi Qur'ani berarti anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, jujur, rendah hati, saling menolong, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala perbuatan yang dilarang Allah. Karena hakikatnya, tujuan utama kita mendidik anak-anak dengan Al-Qur'an adalah agar mereka menjadi manusia yang berkarakter kuat, yang membawa berkah bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. " disampaikan KH. Hasan Basri
KH. Hasan Bisri mengucapkan selamat dan berpesan kepada santri yang sudah lulus juz Amna:
Saya ucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada kalian yang hari ini telah lulus menghafal Juz Amma! Ini adalah langkah awal yang luar biasa indah. Jangan pernah merasa puas dan berhenti di sini ya, nak. Hafalan Juz Amma adalah pintu gerbang untuk mengenal lebih dalam seluruh isi Al-Qur'an. Teruslah belajar, teruslah menghafal, teruslah pahami maknanya, dan amalkanlah dalam kehidupan sehari-hari. Ingatlah, setiap huruf yang kalian baca dan hafalkan akan menjadi cahaya bagi kalian di dunia kelak, dan menjadi bekal paling berharga saat kalian menghadap Allah SWT nanti. Jagalah hafalan kalian, jangan sampai lupa, dan jangan biarkan hati kalian menjadi keras terhadap firman Allah. "pesannya
Bagi kalian yang naik tingkat pembelajaran, selamat juga! Ini berarti kalian telah berhasil melewati tahapan belajar dengan baik. Semangatlah terus, jangan pernah merasa berat untuk belajar Al-Qur'an. Anggaplah setiap ayat yang kalian pelajari sebagai teman yang setia, sebagai penyejuk hati, dan sebagai pelindung kalian dari segala keburukan. "sambung KH. Hasan Bisri
KH. Hasan Bisri mengajak kepada semua santri untuk mencintai Al-Quran:
Mencintai Al-Qur'an berarti juga mencintai sesama. Jadilah anak yang penurut kepada orang tua, hormat kepada guru, sayang kepada teman. Jadilah seperti bunga yang harumnya dirasakan semua orang, bukan seperti duri yang menyakiti. Jadilah penerang bagi lingkungan kalian, seperti Al-Qur'an yang menjadi cahaya bagi semesta.
Misi mencetak generasi Qur'ani ini tidak bisa berjalan sendiri hanya oleh kami para guru dan pengasuh di TPQ. Peran orang tua dan masyarakat sangatlah besar. Rumah adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Maka saya mengajak para orang tua: dampingilah anak-anak kalian belajar Al-Qur'an di rumah, ingatkan mereka untuk membaca, berikan teladan yang baik, dan selalu doakan mereka agar istiqomah. Dukungan dan doa kalian adalah kekuatan terbesar bagi anak-anak kita. "Ajaknya
Kepada seluruh guru dan pengasuh TPQ, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kesabaran, ketulusan, dan kerja keras kalian dalam mendidik anak-anak ini. Semoga setiap waktu dan tenaga yang kalian berikan dicatat sebagai amal jariyah yang pahalanya tak terputus oleh Allah SWT.
Di akhir sambutan KH. Hasan Bisri mengucapkan terimakasih dan mengajak kepada semua jajaran pengasuh untuk bertekad bersama untuk melestarikan Al-Qur'an di hati dan kehidupan kita. Mari kita wujudkan cita-cita kita melahirkan generasi yang tidak hanya pandai menghafal Al-Qur'an, tapi juga pandai mengamalkannya, generasi yang menjadi kebanggaan keluarga, kebanggaan agama, dan kebanggaan bangsa Indonesia.
Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua, memberikan kekuatan untuk terus berjalan di jalan-Nya, dan menjadikan kita serta anak-anak kita termasuk golongan orang-orang yang berpegang teguh pada Kitabullah. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. "pungkas KH. Hasan Bisri
Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat dan penghargaan kepada santri yang berprestasi, sesi foto bersama, serta doa penutup demi keberkahan seluruh kegiatan pembelajaran Al-Qur'an di TPQ Nurul Islam ke depannya.
dirilis redaksi cahayanews: Buwang Arifin